Gratis · Tanpa Login

Kalkulator Stok & Reorder Point

Cari tahu kapan harus restock berdasarkan penjualan harian, lead time supplier, dan safety stock.

Cara Pakai

Masukkan stok saat ini, rata-rata unit yang terjual setiap hari, lead time supplier, safety stock, dan target jumlah hari stok setelah restock. Tool akan menghitung Reorder Point dan rekomendasi jumlah pemesanan.

Hitung Reorder Point

Gunakan rata-rata penjualan harian dan waktu tunggu supplier untuk mengetahui kapan stok perlu dipesan kembali.

Safety stock adalah stok cadangan untuk membantu menghadapi keterlambatan supplier atau kenaikan permintaan yang tidak terduga.

Hasil perhitungan

Kondisi Stok

Belum ada hasil.

Isi kondisi stok dan penjualan, lalu pilih “Hitung Stok”.

Hasil merupakan estimasi sederhana. Permintaan aktual, keterlambatan supplier, barang rusak, retur, dan perubahan tren dapat memengaruhi kebutuhan stok.

FAQ

Pertanyaan yang sering muncul

Apa itu Reorder Point?

Reorder Point adalah tingkat stok ketika pemesanan ulang sebaiknya dilakukan agar barang baru dapat tiba sebelum stok habis.

Apa itu safety stock?

Safety stock adalah stok cadangan untuk membantu menghadapi keterlambatan supplier, kenaikan permintaan, barang rusak, atau ketidakpastian lainnya.

Bagaimana Reorder Point dihitung?

Tool menggunakan rata-rata penjualan harian dikali lead time supplier, lalu menambahkan safety stock.

Apa itu target stok setelah restock?

Target ini menunjukkan berapa hari kebutuhan penjualan yang ingin Anda sediakan setelah restock. Tool menggunakannya untuk memberikan estimasi jumlah order.

Apakah data stok saya disimpan?

Perhitungan V1 dilakukan di browser. Analytics penggunaan tool tidak perlu mengirim jumlah stok, penjualan, ataupun hasil perhitungan Anda.

Menemukan masalah?

Bantu kami memperbaiki tool ini.

Laporkan Masalah